Feeds:
Posts
Comments

Sumber: http://female.kompas.com/read/xml/2010/02/02/15290541/Mendengarkan.Orang.Lain..Caranya

Mendengarkan Orang Lain, Caranya?

Obrolan akan lebih menyenangkan jika Anda mau mendengarkan lawan bicara bukan?

Selasa, 2/2/2010 | 15:29 WIB

KOMPAS.com – Kebanyakan orang lebih senang berbicara dan menonjolkan siapa dirinya ketimbang mendengarkan orang lain. Kemampuan mendengarkan memang tak dimiliki semua orang, tetapi bukan berarti tidak bisa dipelajari, kan?

Sebelumnya, kenali lebih dahulu tipikal orang yang tidak suka mendengarkan, terutama jika Anda sedang berkonflik. Saat itu Anda menjadi tidak peduli bagaimana perasaan orang lain dan keukeuh bahwa orang lain yang salah. Karakter yang muncul dalam kondisi seperti ini di antaranya:

* Merasa paling benar. Cenderung keras kepala dan menyatakan Anda paling benar.

* Menyalahkan orang lain. Menyatakan secara langsung maupun tersirat bahwa masalah yang sedang dihadapi adalah kesalahan orang lain.

* Membela diri. Dengan argumentasi kuat, Anda menolak mengakui kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri Anda.

* Memposisikan diri sebagai “martir”. Anda mengklaim diri sendiri sebagai korban atas tirani orang lain dalam menghadapi suatu masalah.

* Merendahkan. Anda berbicara dominan dan membuat orang lain merasa inferior atau bahkan dipermalukan.

* Pelabelan. Anda menunjuk orang lain atau menyebut namanya ketika terlibat dalam perselisihan.

* Sarkastis. Sikap, kata-kata, bahkan nada suara Anda meremehkan atau merendahkan orang lain.

* Serangan balik. Setiap kritik tentang Anda, Anda balas kembali dengan kritikan.

* Mencari kambing hitam. Anda mengisyaratkan orang lain lah yang bersalah dengan ketidakmampuannya.

* Pengalihan. Anda seringkali mengalihkan pembicaraan seenak hati.

* Menyalahkan diri sendiri. Anda bertingkah seakan Anda telah berbuat sesuatu yang buruk untuk menghindari kritik.

* Tidak ada harapan. Anda mengklaim bahwa Anda telah melakukan segala cara namun tak ada satu pun yang berhasil.

* Menyangkal. Anda menyangkal keterlibatan Anda dalam masalah, dan meyakinkan bahwa Anda tidak kesal terhadapnya.
Continue Reading »

sumber: http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2004/0629/man01.html

Nanti sajalah kalau saya sudah punya banyak uang.
Saya ingin punya usaha sendiri, tapi, jangan sekarang.
Perjalanan saya masih jauh untuk meraih
cita-cita saya.
Perlengkapan usaha saya belum komplit.

Oleh: Roy Sembel, Direktur MM Finance and Investment, Universitas Bina Nusantara (www.roy-sembel.com), Sandra Sembel, Direktur Utama Edpro (Education for Professionals), edpro@cbn.net.id

Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara meraih sukses. Salah satu cara adalah memulai usaha sendiri. Jika memang ”jalan” ini yang Anda pilih (memulai usaha sendiri), artikel ini memang untuk Anda.

KEKUATAN 4 S
Sebelum kita mengambil langkah pertama memulai usaha sendiri, ada empat hal yang bisa kita gunakan sebagai kekuatan untuk mendorong kita mewujudkan mimpi kita: memiliki usaha sendiri yang sukses.
SEKARANG. Meraih cita-cita, apa pun itu bentuknya memang tidaklah semudah membalik telapak tangan. Semua upaya untuk mewujudkan cita-cita, termasuk juga memulai usaha sendiri, mengandung berbagai risiko: kegagalan, kesulitan dana, berbagai masalah dan hambatan lainnya. Tetapi, upaya ini juga tidak sesulit memindahkan gunung. Untuk sukses dalam menekuni sebuah usaha, memang memerlukan waktu dan kesiapan. Tapi, jika semua itu tidak kita mulai sekarang, lalu kapan lagi? Jika kita tidak memulai sekarang, mungkin sekali kita tidak akan pernah punya keberanian untuk memulai. Jadi jangan sampai kita menyesal kemudian.
Banyak hal yang bisa kita lakukan sekarang: mempersiapkan diri, mempelajari ataupun memantapkan keterampilan yang diperlukan, memupuk pengalaman berharga, melakukan riset kecil untuk menentukan kebutuhan pasar ataupun perubahan kebutuhan yang bisa kita akomodasi melalui usaha yang akan kita bentuk, mencari informasi mengenai segala persyaratan dan aturan hukum yang terkait dengan usaha yang akan kita mulai (dokumen yang perlu dilengkapi, aturan main yang perlu dipatuhi), dan mencari dukungan dana, sumber daya manusia, dan nasihat yang diperlukan. ”You don’t have to be great to get started, but you have to get started to be great,” (Anda tidak perlu menjadi besar dulu untuk memulai, tapi Anda harus memulai dulu untuk menjadi ”besar”, begitulah yang dikatakan Les Brown. Kata-kata bijak Les Brown ini mungkin bisa membantu kita untuk memulai mengambil langkah pertama menuju cita-cita kita.
Sedikit. ”Saya belum punya cukup uang. Saya belum punya banyak pengalaman. Saya belum punya ruang usaha.” Selain waktu, kelengkapan sarana dan prasarana sering menjadi alasan bagi kita untuk menunda memulai usaha sendiri. Sebenarnya, dalam memulai usaha, kita tidak perlu menunggu sampai semua yang kita perlukan ada. Mulai dengan memanfaatkan yang ada, untuk kemudian bisa kita lengkapi sedikit demi sedikit sejalan dengan berkembangnya usaha kita. Sebagai ilustrasi, kita bisa meneladani apa yang dilakukan oleh Daisy Braxton. Wanita pengusaha jasa kebersihan gedung ini, tidak menunggu sampai ia memiliki banyak pegawai, dan banyak peralatan untuk memulai usahanya. Ia memasarkan jasanya ke berbagai pemilik gedung. Begitu pesanan diterima dari satu pemilik gedung kecil, ia langsung merekrut dua karyawan untuk membantunya, dan membeli perlengkapan yang diperlukan dari uang muka yang didapatkan. Dari satu gedung dan dua karyawan, dalam kurang dari lima tahun, Daisy berhasil mengembangkan usahanya menjadi besar dengan omzet yang 500% lebih tinggi dari saat ia pertama kali memulai.
SENDIRI. Memulai sebuah usaha memang sering kali memerlukan dukungan orang lain: keluarga, teman, karyawan, bank, pelanggan. Tapi, sebelum kita mendapatkan dukungan orang lain, kita perlu mulai dari diri sendiri. Kita perlu meyakinkan diri sendiri bahwa kita bisa sukses. Jika kita sendiri sudah memiliki keyakinan ini, akan lebih mudah bagi kita untuk meyakinkan orang lain untuk mendukung kita. Walt Disney, sebelum memulai usahanya di bidang pembuatan film-film kartun yang menghibur banyak orang, memiliki keyakinan yang kuat akan ide bisnis yang dimilikinya. Dengan keyakinan yang kuat ini, ia berhasil meyakinkan saudara laki-lakinya untuk bersama-sama merintis usaha pembuatan film kartun. Karena mereka belum memiliki tempat usaha, Disney dan saudaranya kemudian mengunjungi paman mereka yang memiliki sebuah ruangan yang belum dimanfaatkan. Mereka pun berhasil meyakinkan paman mereka untuk meminjamkan ruangan tersebut untuk diubah menjadi sebuah studio mini.
Continue Reading »

Huff.. penat nyetir ? paling asyik denger musik.. bingung pilih2 lagu..? denger radio ajah..
Nah ini dia neh.. frekuensi ini lagunya enak2.. eh ni radio apa namanya ya?
Mudah2an bisa bermanfaat neh…

JAKARTA dan Sekitarnya.

Hard Rock FM: 87.6 MHz
Mustang FM: 88.0 MHz
Arief Rahman Hakim (ARH-Global Radio): 88.4 MHz
RRI Jakarta Pro 3: 88.8 MHz
Radio Utan Kayu: 89.2 MHz
I-Radio: 89.6 MHz
Elshinta: 90.0 MHz
Cosmopolitan FM: 90.4 MHz
Suara Gema Pembangunan Utama (SP FM): 90.8 MHz
RRI Jakarta Pro 1: 91.2 MHz
Indika Milenia (Indika FM): 91.6 MHz
Radio Sonora: 92.0 MHz
PAS FM: 92.4 MHz
PAS FM Jakarta 92.4FM; Surabaya 104.3FM; Semarang 106FM; Solo 90.9FM
RRI Jakarta Pro 4: 92.8 MHz
Sentra Komedi: 93.2 MHz
MERSI FM: 93.9 MHz
Garda Asia Bumi (Woman Radio): 94.3 MHz
U FM (Agustina Yunior): 94.7 MHz
KIS FM: 95.1 MHz
Radio Alaikassalam Sejahtera Jakarta PT.(RAS FM): 95.5 MHz
Smart FM: 95.9 MHz
Radio Pelita Kasih (RPK FM): 96.3 MHz
Swara Rhadana Dunia (Radio A): 96.7 MHz
Radio Dangdut-TPI: 97.1 MHz
Radio Kayumanis: 97.9 MHz
Cakrawala Gita Swara: 98.3 MHz
Attahiriyah (ER Radio): 98.7 MHz
Delta FM: 99.1 MHz
Female Radio: 99.5 MHz
Classical, News and Jazz (CNJ Radio): 99.9 MHz
Radio El-Gangga: 100.3 MHz – Bekasi
101 Jak FM: 101.0 MHz
Trax FM: 101.4 MHz
Terik Matahari Bahana Pembangunan PT. Radio Bahana 101.8 FM
Prambors FM: 102.2 MHz
Camajaya Surya Nada, PT – Radio Camajaya: 102.6 Jakarta
Pop FM Jakarta: 103.0 MHz
Taman Mini, PT (D Radio): 103.4 FM Jakarta
Pesona Gita Anindita, PT – Pesona FM: 103.8 Jakarta
IMAX – Community Radio FM 104.0 Cijantung – Jakarta
Media Suara Trisakti,PT FM: 104.2 Jakarta
Trijaya Shakti,PT FM: 104.60 Jakarta
RRI Jakarta Pro 2 (Pro 2 FM): 105.0 MHz
Niaga Chakti Bhudi Bhakti, PT – CBB FM: 105.4 FM Jakarta
Ramako Jaya Raya, PT – Ramako FM: 105.8 FM – Jakarta
Benz Radio:106.2 FM Jakarta
Sabda Sosok Sohor, PT – Radio Muara -: 106.6 FM Jakarta
Suara Metro (Polda Metro Jaya): 107.8 FM

Banten dan Sekitanya

Heartline FM: 100.6 MHz
EMC Radio PT. El Mizan 93,6 FM
Suara Tunggal Angakasa Raya,PT – STAR FM: 107.3 FM – Kota Tangerang, Banten
Bergaya Nyanyian Irama Sejati,PT – Bens Radio: 106.2 FM – Ciputat,Tangerang, Banten
PBS FM (Pahla Buana Sakti): 104.8 FM – Kota Serang, Banten

Continue Reading »

Apa yang harus dilakukan setelah kendaraan melewati banjir dan mesin mati?Mesin mati setelah melalui jalan banjir bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:

  1. Bahan bakar bercampur air (khusus tipe karburator). Bila bahan bakar tercampur air mengakibatkan bahan bakar sulit terbakar.
  2. Terdapat embun pada penghantar arus listrik sistem pengapian sehingga terjadi konslet. Akibatnya percikan api busi kecil atau tidak ada sama sekali.
  3. Air masuk ke dalam mesin melalui saringan udara, sehingga mesin menghisap dan mengkompresikan air. Akibatnya tidak terjadi pembakaran.

Setelah kendaraan melewati banjir, langkah-langkah bisa dilakukan antara lain:

  1. Matikan mesin dan jangan berusaha untuk menghidupkan mesin, karena bisa mengakibatkan water hammer.
  2. Pindahkan kendaraan dengan mendorong kendaraan ke tempat yang terbebas dari genangan air.
  3. Periksalah saringan udara bila saringan basah. Lepaskan semua busi, kemudian start mesin hingga tidak terjadi semburan air dari lubang busi lagi.
  4. Periksa terminal kabel busi dan tutup distributor, bila terdapat air keringkan dengan tissue.
  5. Pasanglah busi, kabel busi, tutup distributor dan saluran udara. Untuk sementara jangan pasang saringan udara.
  6. Hidupkan lagi dan pastikan mesin hidup dengan normal. Jika putaran stationer mesin tidak normal, atur putaran mesin dengan yang lebih tinggi.

Sumber :http://www.astraworld.com/mod/servicecorner/cardriving.asp

Berkendaraan Mobil akan terasa nyaman, jika penyejuk udara (AC) bekerja sempurna. Sudah menjadi suatu kebutuhan apalagi dikota besar seperti Jakarta kalau AC ngadat atau tak dingin, keadaan pun jadi serba salah kaca jendela kalau dibuka, masalah keamanan, debu dan asap kendaraan akan masuk, namun jika ditutup ruangan akan terasa panas dan pengap,gangguan pada AC biasanya lantaran kurang perawatan. Tips berikut ini dapat membantu Anda melakukan perawatan AC sendiri sebelum kondisi AC menjadi rusak berat:

1. Jagalah selalu kebersihan kabin dari debu dan kotoran. Terutama karpet 2 lembar yang didepan karena akan tersedot kedalam evaporator (lembab) sehingga terjadi jamur dan spora sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yg tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan.

Continue Reading »

Agar AC Awet Dinginnya

Merawat AC sebenarnya mudah dan dapat dilakukan sendiri. Untuk menjaga agar AC awet dinginnya, periksalah AC secara periodik setahun sekali. Sebagai langkah penghematan, sebaiknya matikan switch AC agar tidak terbuang percuma saat mesin dinyalakan. Berikut ini bagian-bagian AC yang perlu diperhatikan dalam langkah perawatan :

1. Selang AC / Hose AC Periksalah selang / hose apakah ada kebocoran atau tidak karena kebocoran dapat menyebabkan AC menjadi tidak dingin.

2. Receiver / Dryer Periksalah apakah receiver/dryer masih layak pakai atau harus diganti. Perhatikan indikatornya. Bila terjadi kerusakan dan tidak cepat diganti, lama kelamaan kerusakan akan merembet ke alat lain seperti expansion valve, kompresor, dll.

Continue Reading »

Pengakuan Seorang Pelaku Curanmor

Pencurian Kendaraan Bermotor berada pada tingkat yang
sangat memprihatinkan khususnya di Jakarta dalam kurun waktu sebulan
bisa puluhan Kendaraan bermotor baik beroda 4 dan roda 2 hilang dicuri..
Pada suatu saat saya pernah menangkap seorang tersangka Curanmor, karena
didorong rasa ingin tahu yang tinggi tentang sepak terjang mereka, saya
mencoba untuk mengorek caranya untuk melakukan Curanmor. ternyata dengan
cara persuasif saya bisa mengorek keterangan darinya, ada hal yang
menarik setelah saya korek dari dia, Ia menjelaskan secara gamblang cara
ia dan kawanannya beroperasi (tentunya bila ia sampai mau jujur .. harus
melalui cara khusus/persuasif, karena biasanya kalau mereka sampai
tertangkap biasanya tutup mulut…)

Continue Reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.